jump to navigation

Hukum Phytagoras salah? Thu, 22 Jun 2006

Posted by na:Nk in Celoteh.
Tags:
trackback

Sering kali dalam ujian, terutama untuk mata pelajaran/kuliah matematika, atau fisika, kita harus memecahkan soal yang disajikan dalam sebuah gambar. Memang, kata orang, gambar dapat menerangkan lebih baik dari seribu kata. Tetapi, tentu jangan asal take it for granted begitu saja.

Jika Anda seorang guru atau dosen dan akan memberikan ujian, periksalah soal-soal yang akan diberikan dengan teliti sebelum diujikan. Sangat perlu diperhatikan, apakah pertanyaan yang diajukan sudah jelas? Apakah pertanyaan tidak akan membingungkan murid atau mahasiswa? Apakah murid atau mahasiswa akan dapat memahami apa yang sebenarnya ditanyakan oleh soal tersebut. Jelas bagi pembuat soal, belum tentu akan jelas pula bagi yang akan mengerjakan soal tersebut.

Phytagoras Triangle

Jangan sampai terjadi seperti pada sebuah soal ulangan matematika pada gambar di atas (saya dapatkan dari email berantai dari sebuah milis). Dalam soal tersebut, nampaknya sang pembuat soal ingin menguji pemahaman murid mengenai hukum Phytagoras. Tapi apa hendak dikata, dengan disertai gambar pun, ternyata soal ujian ini masih tidak cukup jelas bagi seorang murid untuk mengetahui apa yang sebenarnya ditanyakan. Tapi, jangan buru-buru menyalahkan si murid. Walaupun telah memberikan jawaban asal-asalan dan (sebenarnya) salah, si murid ternyata dinilai sudah berusaha menjawab dengan baik. Buktinya, konon, Departemen of Education (US kayaknya ya) akhirnya menerima jawaban si murid dan malah memberikan instruksi pada penguji untuk membuat soal dengan lebih jelas. Kalau kita lihat, nampaknya memang si murid, walaupun terkesan konyol, sudah menjawab apa yang ditanyakan dalam soal tersebut. Jadi masalahnya memang pertanyaannya saja yang tidak jelas atau membingungkan, kalau sama sekali tidak dapat dikatakan soal ini tidak benar. Yang pasti, ini bukan kesalahan Phytagoras dalam dalam merumuskan teorinya… :D

Comments»

1. avriyasendy - Mon, 28 May 2007

are u sure??that falls.i dont know but world must be fix them okay

thankzzxx b4

2. Ghoni - Sat, 16 Jun 2007

saya rasa nggak ada yang salah. baik soal yang dibikin, guru yang buat soal, ataupun murid yang baca soal. melainkan kepahaman terhadap hukum phytagoras tersebut yang belum tajam.

Perhatikan rumus
r = akar (X kuadrat + Y kuadrat)

dimana
X = panjang garis horizontal
Y = panjang garis vertikal
r = garis miring

melihat pada gambar yang ditunjukkan, maka
X = 4
Y = 3
r = x

sehingga perhitungannya adalah
x = akar (4 kuadrat + 3 kuadrat)
x = akar (16 + 9)
x = akar (25)
x = 5

3. Vance - Sun, 5 Aug 2007

wakakakak ya emang betul juga kalo perintahnya “Temukan x!” tinggal tunjuk aja x nya dmn…

@bawah : swt malah njelasin pytagoras 6=.=

4. Harian - Tue, 27 Nov 2007

ha ha ha

iya. soalnya kan “Find x”

kata si murid “lah ini x-nya, ketemu”
trus dia lingkari

5. Ngadirin - Fri, 22 Feb 2008

Uhui……. I agree to the student, but to Goni too. This is absolutly funny…. and real…

6. Pandit - Tue, 15 Apr 2008

Saya rasa ini hal yang lucu, anak tk aja tau di mana itu “x”, ya tinggal tunjuk aja “x”nya

7. Gunawan - Wed, 25 Jun 2008

Jawaban si murid aslinya masih salah. Disuruh nyari x ( font-nya ngak italic lho ), eh si murid kok nunjukinya x (x italic). Iya kan masNanang? :-)

8. apiqquantum - Mon, 2 Feb 2009

wakakak…kakakkakak…
asyik juga ternyata belajar matematika tuh.

Saya juga sedang meneliti segitiga Phytagoras.

9. mr arith - Tue, 28 Apr 2009

Mas..dan mbak semua…itu teguran bagi pembuat soal. kalo buat soal jangan sampai bermakna ambigu. sehingga yang mengerjakan soal juga gampang mencernanya. kalo Departemen of Education di amrik sono (dalam kasus di atas lho..!) membenarkan ulah usil si siswa, berarti tu siswa jg ga salah to…?