Bisa melihat bau? Thu, 27 Dec 2007
Posted by na:Nk in Celoteh.Tags: bau, iptek
trackback
Tentu sesuatu yang menggelikan kalau saya ingin melihat ‘bau kaki’ saya atau bau mulut saya setelah saya makan jengkol. Absurd karena memang ‘bau’ bukan untuk dilihat. Sampai saat ini, saya pun belum pernah penasaran ingin tau seperti apa bentuknya bau ini dan itu, karena sejak kecil pun saya diajari bahwa saya tidak mungkin melihat ‘bau’ … ya ‘bau’ itu, baik yang sedap ataupun yang tidak, bukan untuk dilihat.
Tapi itu mungkin tidak berlaku di masa mendatang. Konon, menurut sebuah berita di harian Kompas para ilmuan di Amerika sana sedang berusaha mengembangkan sebuah alat untuk melihat bau. Mereka sedang meneliti kemampuan indera penciuman larva lalat buah. Untuk mempelajari kemampuan yang tersebut, mereka harus mengetahui jalur konsentrasi bau yang diikuti lalat. Jadi, dikembangkanlah sebuah teknik spektroskopi inframerah untuk melihat, mengatur, dan mengukur distribusi bau di sebuah ruangan.
Kalau boleh berkhayal lebih jauh, mungkin pula di kemudian hari alat sejenis ini akan lebih canggih lagi, misalnya ter-built-in pada lensa kacamata dan kita pun dapat dengan mudah melihat bentuk si ‘bau’ seperti benda lainnya. Nah, kalau ini terjadi, bisa jadi kita harus lebih hati-hati nanti. Mungkin masalah bau badan, bau kaki, bau mulut, bau jengkol, atau jenis bau lainnya nanti akan mengganggu orang lain di sekeliling bukan saja karena terciumnya bau tidak sedap, tapi bisa jadi mereka pun terganggu karena bentuk ‘bau’ itu sendiri, yang mungkin lebih menjijikkan atau menyeramkan jika terlihat!
Ada-ada saja…

Comments»
No comments yet — be the first.